Rapat Kerja Komisi II DPRD Tanbu Bahas Pengelolaan dan Pembangunan Pasar

Penulis detikban - 27/08/2022

570
dde

Detik Banua. Co.Id, TANAH BUMBU – Komisi II DPRD Tanah Bumbu menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu, 
Rapat yang digelar di Ruang Komisi II itu membahas sistem pengelolaan dan pembangunan pasar, Senin (15/8/22).
Rapat dipimpin Ketua Komisi H.Sayid Umar Alydrus dihadiri Aidil Adha Kabid Koperasi di dampingi analis kebijakan bidang pasar Solihin dan Samsudin Riadi.
Samsudin Riadi mengatakan, setelah kunjungan ke pasar Angsana beberapa waktu lalu, ada beberapa yang akan menjadi catatan diantaranya memanfaatkan fasilitas bangunan yang sudah ada karena dari bangunan ini sebagian ada yang rusak dan ada yang secara fungsional perlu dirubah.
“Intiya kita diupayakan untuk menigkatkan PAD” pungkasnya.
Secara umum untuk program pembangunan pasar yang berlokasi di Angsana  tersebut sudah dilakukan rehab seperti bagian los depan sehingga bisa ditempati oleh para pedagang 
Kemudian pasar-pasar lain seperti pasar Pagatan, Pasar Simpang Empat Pusat Niaga Bersujud hanya dilakukan perbaikan minim jadi hanya bangunan yang bersifat fisik saja yang yaitu saja yang dilakukan perbaikan yaitu pasar Angsana.
Sedangkan untuk penerimaan retribusi berupaya untuk memperbaiki pasar-pasar yang ada  dengan memberikan sosialisasi kepada para pedagang  dan untuk retribusi ditahun ini sudah melebihi target 100 persen dari perencanaan pada triwulan semester I .
Terkait peningkatan selanjutnya dikatakan  ada 2 upaya yaitu membangun pasar yang baru atau memperbaiki  , namun telah direncanakan akan memantapkan bangunan Los –los yang rusak itu diperbaiki dan dari urgensi peningkatan PAD ada peluang untuk meningkatkan PAD yaitu merubah nilai retribusi , kalau bisa diterbitkan kita harus meningkatkan retibusi” ujarnya Samsudin.
Disampaikan Solihin, ada dana tugas pembantuan dari pusat senilai 2,5 milyar dan itu diperuntukan untuk pasar sungai danau. hal ini sudah terlaksana dengan jumlah kios yang dibangun sebanyak 102 kios namun ini pun belum mencukupi untuk pedangang disana karena banyaknya pedagang yang berjumlah ribuan lebih maka masih memerlukan kurang lebih 900 kios .
Dari pemaparan tersebut, pimpinan rapat mengatakan bahwa ia sependapat dalam hal mengejar kembali bantuan dana DAK dan bagi pasar yang minim dana pemeliharaannya (Red/Rel)

maskot-pemilu

Leave a Reply

Your email address will not be published.

baner2
ayo-vote-menangkan-video-wonderful-indonesia-di-unwto-award-170906x_3x2-rev170907
HARI JADI TANBU