Cegah Stunting, BKKBN Kalsel Gelar Workshop Pengelola Pro PN

Penulis detikban - 16/10/2019

9310
WhatsApp Image 2019-10-16 at 16.57.22

Detik Banua.Co.Id, BATULICIN – Untuk menindak lanjuti program pemerintah terkait penanganan stunting di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

Badan Kependudukan dan Kelurga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelola Proyek Prioritas Nasional (Pro PN) bertempat di Bal Room Hotel Ebony Batulicin, Rabu (16/10/2019)

Dalam sambutannya, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel H Ramlan mengatakan hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting dan penanganannya.

Selain itu, “kegiatan ini merupakan program pusat yang terintegrasi dengan Pemerintah Provinsi,” ucapnya.

H Ramlan menambahkan dalam 1000 hari pertama kehidupan merupakan masa pertumbuhan yang rentan akan stunting.

Oleh karena itu, pengetahuan akan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan harus diperhatikan dengan baik dan benar.

Bupati Tanah Bumbu melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Anwar Salunjang menyampaikan sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan tersebut.

Anwar berharap melalui worksop ini dapat meningkatkan peran, kualitas kerja, pengetahuan dan wawasan serta keahlian tenaga pengelola Pro PN untuk dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola asuh saat 1000 hari pertama kehidupan.

Kegiatan ini di ikuti 135 peserta yang terdiri dari Camat dan Ketua TP PKK, Kepala Desa dan Ketua TP PKK Desa, Kepala Puskesmas se Kabupaten Tanah Bumbu, BKB Desa serta Mitra Kerja.

Hadir sebagai narasumber workshop antara lain Direktur Balita dan Anak BKKBN, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanbu dan Kementrian Agama Kabupaten Tanah Bumbu

dbol

 

 

 

 

 

 

maskot-pemilu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

baner2
ayo-vote-menangkan-video-wonderful-indonesia-di-unwto-award-170906x_3x2-rev170907
HARI JADI TANBU