10 Desa di Tanbu Menjadi Lokus Utama Penanganan Stunting

Penulis detikban - 27/08/2019

10080
STUNTING

Detik Banua. Co.Id, BATULICIN – Sebanyak 10 Desa di Kabupaten tanah Bumbu menjadi lokus utama penanganan Stunting

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, HM Damrah pada kegiatan Orientasi Penguatan Posyandu Pemberdayaan Masyarakat Cegah Stunting di Gedung PKK Kapet, Selasa (27/08/2019)

Desa tersebut adalah Desa Al Kautsar, Desa Pandamaran Jaya dan Desa Setarap di Kecamatan Satui.

Desa Muara Pagatan Tengah,Desa Batuah, Desa Rantau Panjang Hilir dan Desa Pagaruyuung di Kecamatan Kusan Hilir.

Sementara di Kecamatan Batulicin ada tiga desa yakni Desa Maju Makmur, Madu retno dan Desa Kuranji

Dikatakan,10 desa lokus stunting tersebut merupakan desa sasaran penanganan stunting di Tanah Bumbu pada tahun 2019 ini. Sedangkan untuk tahun 2020 mendatang ada sebanyak 28 desa lokus stunting

Menurut Damrah,Tanah Bumbu merupakan satu dari 160 Kabupaten lokus stunting Nasional dimana dalam penanganan pencegahan stunting dilaksanakan melalui pendampingan dari Kementerian Kesehatan,Kementerian Dalam Negeri dan Bappenas

” Tanah Bumbu sendiri didampingi Fasilitator dari Univerisitas Lampung (Unila) dalam pendampingan pencegahan stunting,” terangnya

Pendampingan tersebut telah dimulai dari tahap awal hingga monitoring pelaksanaan lokus stunting sampai akhir tahun ini.

“Salah satunya yang dilaksanakan hari ini yakni penguatan posyandu desa, jadi bagaimana para kader posyandu ini bisa mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas dan sarana kesehatan yang ada di Posyandu,”

Di posyandu masyarakat bisa memonitor pertumbuhan bayi saat masih dalam kandungan hingga pasca persalinan dan masa pertumbuhan anak.

“Karena itu, kalau para ibu aktif ke posyandu secara berkala, maka dipastikan gizi ibu dan anak akan terjaga dengan baik. Kalaupun ada gejala kekurangan gizi maka bisa segera diatasi melalui pemberian asupan makanan tambahan maupun vitamin yang diberikan secara gratis oleh kader posyandu,”pungkasnya.

Dirinya optimis jika para ibu di Tanah Bumbu aktif ke posyandu, maka masalah balita stunting bisa ditekan sekecil mungkin.

(DBOL)

maskot-pemilu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

baner2
ayo-vote-menangkan-video-wonderful-indonesia-di-unwto-award-170906x_3x2-rev170907
HARI JADI TANBU