Tukar Sampai Menjadi Nilai Ekonomis, DLH Tanbu Buat Terobosan Bang Julpikars

Penulis detikban - 23 Apr 2024

910
[addtoany]
img_1713857972747
Detik Banua.Co.id, Tanah Bumbu – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu akan menggelar bazar pada puncak acara  Mappenri Re Tasi’E 28 April 2024 mendatang.
Berbeda dengan bazar pada umumnya. Bazar ini membuat terobosan menyulap sampah menjadi barang bernilai ekonomis.
“Kami akan melaksanakan bazar, barter/tukar sampah anorganik bernilai ekonomis dengan aneka jenis sembako,” ungkap Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Tanah Bumbu, Indah Maya Suryanti, ST, Selasa (23/4/2024).
Dikatakan Indah, kegiatan ini disupport oleh Tim Bank Sampah Induk (BSI) BANG JULPIKAR’S UPTD Pengelolaan Sampah.
“Agenda ini sesuai dengan salah satu sasaran kegiatan BSI dengan akronim BANG JULPIKAR’S yaitu Sumbang, Jual, Pilah, dan Tukar Sampah,” terangnya.
Indah menyebutkan, selain seperti kegiatan Bank Sampah lainnya yang masih fokus pada aktifitas pemilahan lalu dijual ke pihak lain, BSI BANG JULPIKAR’S juga ingin hadir di tengah-tengah masyarakat.
Masyarakat diajak memanfaatkan program ini, bisa membawa sampah anorganik bernilai ekonomisnya seperti botol air mineral berbagai merk, kertas, kardus, kaleng dalam kondisi bersih ke stan BSI.
“Nantinya petugas akan menilai kondisi dan jumlah sampah tersebut yang akan dibarter dengan berbagai jenis sembako yang tersedia,” sambung Indah lagi.
Dikatakan Indah, selain kegiatan barter/tukar sampah, selama penyelanggaraan pameran expo, DLH juga melaksanakan kuis pertanyaan berhadiah langsung dan juga undian berhadiah utama televisi, sepeda, kipas angin, magic com dan hadiah menarik lainnya bagi siapapun yang menyetorkan kerajinan tangan dari bahan bekas bernilai manfaat ke stan DLH.
“Undian tersebut akan dilaksanakan di malam puncak Pesta Pantai di hari Sabtu tanggal 27 April 2024,” ungkapnya.
Disampaikan juga, agenda ini sebagai media publikasi ke masyarakat tentang adanya layanan BSI BANG JULPIKAR’S dan juga sekaligus sebagai media sosialisasi ke masyarakat.
“Bahwa upaya pemilahan sampah wajib dilakukan dari rumah tangga ataupun sumber lainnya seperti perkantoran, sekolah, unit usaha, dan lainnya,” imbuhnya.
Dia menegaskan, langkah ini sebagai edukasi ke semua pihak untuk mengingatkan betapa pentingnya melakukan pengurangan sampah ditengah makin meningkatnya volume timbulan sampah di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Pesan pentingnya jika kita bijak kelola sampah maka akan bisa menjadi sirkular ekonomi bagi para pelaku yang terlibat didalamnya,” tukasnya.
Kemudian ia menambahkan, pada akhirnya jika pola ini menjadi budaya, volume sampah yang masuk ke TPA akan berkurang. “Dan terwujud lingkungan Kabupaten Tanah Bumbu yang lebih bersih,” pungkasnya. [kim]
ini nantinya masih dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2024 di lingkup Kabupaten Tanah Bumbu.
maskot-pemilu
baner2
ayo-vote-menangkan-video-wonderful-indonesia-di-unwto-award-170906x_3x2-rev170907
HARI JADI TANBU