Keluraga Almarhum Slamet Riadi, Pekerja Tertimbun Longsor Km 33 Dapat Bantuan Dari Camat Mantewe

Penulis detikban - 14/02/2021

2800
WhatsApp Image 2021-02-11 at 16.17.40

TANAH BUMBU, Detik Banua. Co. Id– Camat Mantewe, Sulhadi mengunjungi rumah salah satu korban tertimbun longsor Mantawakan mulia km 33 yakni almarhum Slamet Riadi (44)

Almarhum meninggalkan 1 orang isteri dan 6 orang anak yang masih kecil.

Melihat kondisi tersebut camat merasa iba, sehingga memberikan bantuan berupa kasur dan lemari satu set.

Selain itu, camat juga membantu memfasilitasi pengurusan santunan kematian untuk dua orang anak almarhum agar mendapatkan santunan pendidikan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Serta akan membantu menyelesaikan rumah yang belum sempat diselesaikan oleh almarhum. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Nor Rokhim bersama lima orang adiknya merupakan anak dari Almarhum Slamet Riyadi (44 tahun), salah seorang pekerja yang tertimbun longsor di terowongan galian eks tambang yang berada di Km.33, Desa Mantawakan Mulia beberapa waktu lalu.

Diketahui peristiwa memilukan itu terjadi minggu (24/1) sekitar pukul 14.30 Wita, lubang terowongan tiba-tiba longsor dan dipenuhi air tambang, sehingga 22 pekerja yang menambang di dalam panik.

Lima pekerja berhasil keluar saat air mulai masuk ke dalam terowongan dengan menerobos terjangan air. Pekerja yang selamat akhirnya melaporkan kejadian ini.

Sementara 7 orang lainnya, berhasil dievakuasi pada Senin (25/1/2021) sekitar pukul 03.00 wita, dibantu tim evakuasi serta sepuluh jenazah berhasil dievakuasi termasuk almarhum Slamet Riyadi.

Saat dirumah almarhum. Camat Mantewe, H. Sulhadi didampingi Kepala Desa Bulurejo, Sriyono, Pendamping Lokal Desa (PLD), Alamsyah dan Pendamping Sosial PKH Kecamatan Mantewe, Aziz Maksum, dia menyampaikan niat baiknya untuk membantu anak tersebut.

” Untuk hari ini kita belikan kasur dan lemari. Nanti, kita bantu untuk menyelesaikan rumah yang belum selesai dibangun oleh almarhum, serta akan mengurus santunan pendidikan BPJS Naker” ujar H. Sulhadi

Sementara itu, Kepala Desa Bulurejo, Sriyono juga mengatakan akan selalu memikirkan nasib anak-anak almarhum tersebut kedepannya.

“Kami akan selalu berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu melalui Pendamping Sosial yang ada diwilayah Kecamatan Mantewe” ungkapnya

Sriyono juga sampaikan duka yang mendalam atas kejadian musibah ini kepada keluarga korban.

“ Ini adalah musibah, kita juga tak menghendaki kejadian ini. Semoga arwah almarhum diterima disisi Allah SWT dan ditempatkan di surga yang terindah,” imbuhnya.

(Red/Dbol/Ril)

maskot-pemilu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

baner2
ayo-vote-menangkan-video-wonderful-indonesia-di-unwto-award-170906x_3x2-rev170907
HARI JADI TANBU