DPRD Dengarkan Jawaban Bupati Terhadap Dua Buah Raperda

Penulis detikban - 25/06/2022

340
WhatsApp Image 2022-06-20 at 20.57.57

Detik Banua. Co.Id, TANAH BUMBUDPRD Tanbu menggelar pemandangan umum dalam rangka mendengarkan jawaban bupati terhadap dua buah Raperda bertempat di Gedng DPRD, Selas (14/06/22)
Rapat dipimpin langsung ketua DPRD H.Supiansyah.ZA,SE,MH didampingi wakil ketua II Agoes Rakhmady,S.AP dan dihadiri Sekda Tanbu Dr.H.Ambo Sakka,M.Pd.
Pada paripurna ini Bupati Tanah Bumbu dr.H.M.Zairullah Azhar dalam sambutannya yang dibacakan  Ambo Sakka menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, terutama kepada seluruh unsur pimpinan fraksi-fraksi yang telah memberikan saran dan masukan, serta kerja kerasnya, terhadap Laporan Pertanggung Jawaban APBD Tahun Anggaran 2021 ini.
Kemudian ia juga menyampaikan jawaban terhadap pemandangan Umum fraksi-fraksi sesuai dengan tanggapan, saran dan masukan yang telah disampaikan.
Adapun salah satu saran yang diberikan fraksi PKB yaitu  orientasi belanja untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas dibanding belanja untuk kebutuhan birokrasi.
Menyikapi hal itu,Ambo Sakka menyebutkan bahwa Dalam penyusunan APBD sudah disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Yang utama adalah pemenuhan belanja mandatory spanding, yaitu Pendidikan, Kesehatan, apparat pengawas intern, dan dana desa serta pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) untuk pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat.
Selanjutnya , dari Fraksi PAN-Demokrat terkait pencatatan aset yang dibeli atau diperoleh atas beban APBD atau berasal dari perolehan lainnya yang sah, agar menjadi perhatian utama dalam menjalankan Pemerintahan yang lebih baik.
Berkaitan hal tersebut diatas eksekutif telah menintindaklanjuti dengan melaksanakan inventarisasi asset di seluruh kecamatan dan telah dilaksanakan di 5 (lima) Kecamatan yaitu Kec. Mantewe, Kec. Karang Bintang, Kec. Kusan Hulu, Kec. Simpang Empat dengan Kec. Teluk Kepayang.
Sedangkan untuk 7 (tujuh) kecamatan lainnya akan dilaksanakan tahun 2022 yaitu akhir Juli sampai dengan akhir Oktober 2022. Selain itu telah dibuat inovasi integrasi system pengelolaan barang milik daerah (e-aset) yang berguna untuk stakeholder dimana bisa mengakses langsung untuk melihat barang milik daerah yang diinginkan, misal tanah sudah dapat dilihat secara detail hingga ke titik koordinat.
Kemudian terkait masukan saran dari fraksi Gerindra adalah kendala dalam realisasi secara umum adalah target penerimaan yg tidak sesuai rencana sehingga tidak bisa merealisasikan seluruh belanja yang sudah direncanakan.
Kendala dalam realisasi secara umum adalah target penerimaan yang tidak sesuai rencana sehingga tidak bisa merealisasikan seluruh belanja yang sudah direncanakan.

maskot-pemilu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

baner2
ayo-vote-menangkan-video-wonderful-indonesia-di-unwto-award-170906x_3x2-rev170907
HARI JADI TANBU